Arcandra Tahar, Energi Baru Sektor ESDM

By Admin

nusakini.com--Presiden Joko Widodo, Rabu (27/7), mengumumkan komposisi baru Kabinet Kerja, dan mengangkat Arcandra Tahar, seorang profesional di bidang energi dan sumber daya mineral (ESDM), untuk menduduki posisi Menteri ESDM yang sebelumnya diemban oleh Sudirman Said. Sosok Candra mungkin masih terasa asing bagi masyarakat Indonesia, maklum, lulusan Institut Teknologi Bandung ini memang menghabiskan 20 tahun masa studi dan karirnya di Amerika Serikat, melanglang buana di berbagai perusahaan minyak dan gas bumi negeri Paman Sam. 

  Candra pertama kali menginjakkan kaki di Kantor Kementerian ESDM, didampingi oleh Paulin Tahar, istrinya, disambut oleh Sudirman Said serta seluruh pejabat eselon I Kementerian ESDM di Gedung Heritage Kementerian ESDM. Candra dan Sudirman kemudian menuju auditorium Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM untuk melaksanakan upacara serah terima jabatan Menteri ESDM.  

Upacara serah terima jabatan ini disaksikan oleh seluruh pejabat eselon I dan II Kementerian ESDM, anggota Komisi VII DPR RI, Kepala SKK Migas, Kepala BPH Migas, para pimpinan BUMN dan Stakeholder sektor ESDM, serta awak media massa nasional. Prosesi serah terima jabatan dimulai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan Menteri ESDM dan penyerahan memori akhir jabatan dari Sudirman Said kepada Menteri Candra. 

Sudirman, yang telah menjabat pucuk pimpinan Kementerian ESDM selama tepat 21 bulan sejak 27 Oktober 2014, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada tim yang telah membantunya dalam membantu Presiden dan Wakil Presiden untuk mengabdi kepada negara. Sudirman juga menyampaikan kesiapannya untuk terus membantu pembenahan sektor ESDM. “Selamat datang kepada Bapak Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, latar belakang Bapak sangat kuat dan mumpuni untuk dapat membenahi sektor ESDM. Sebagai pejabat lama, saya siap diundang untuk berbagi apa saja yang telah menjadi perjalanan selama hampir 2 tahun belakangan ini," tutur Sudirman. 

Sudirman juga berpesan bahwa sektor ESDM akan lebih baik dibangun dengan profesionalisme yang tinggi. "Mengurangi intervensi politik adalah langkah yang memudahkan untuk pembangunan," ucap Sudirman. "Selamat bekerja, saya bangga sempat punya tim yang kuat, Bapak akan dapat dukungan yang penuh dan dedikasi yang luar biasa. Selamat bekerja untuk yang terbaik bagi bangsa," ujar Sudirman mengakhiri sambutannya. 

Dalam sambutan pertama kalinya sebagai Menteri ESDM, Candra bertekad untuk memimpin sektor ESDM dan memajukannya sesuai program nawacita, sesuai amanah yang diberikan Presiden Joko Widodo. “Program pemerintah yang sudah berjalan dengan baik tentu akan kita lanjutkan. Adapun program-program yang masih terkendala dari undang-undang, sinergi, dan birokrasi antarlembaga, akan kita lakukan transformasi,” jelas pemilik tiga hak paten dalam bidang pengembangan minyak dan gas bumi lepas pantai ini.  

Mengakhiri sambutannya, Menteri Candra yang berasal Padang Pariaman ini, berharap dapat melangkah bersama-sama dengan seluruh pejabat dan pemangku kepentingan untuk membangun sektor ESDM. "Pemimpin itu hanya ditinggikan seranting didahulukan selangkah. Dengan mengucapkan basmalah, izinkan saya untuk memulai perjalanan untuk memimpin sektor ESDM," pungkas Candra.  

Usai menerima ucapan selamat dari para hadirin, Menteri Candra bersama istri meninggalkan lokasi dengan menumpang mobil dinas menteri. Sesaat kemudian Sudirman Said didampingi istri menyempatkan diri untuk berfoto bersama tim kesekretariatan Menteri dan beberapa pejabat, sebelum akhirnya kembali ke kediaman dengan dilepas oleh rekan kerja yang telah menemaninya selama hampir dua tahun terakhir. (p/ab)